Kamis, 20 September 2012

Jangan Mainkan Hati Yang Menanti


Hhhhmm....

Pertama mendengarkan lagu ini langsung nyangkuuuuuuttt ke dalam lubuk hati...
Ada lirik yang paling aku suka, seperti ini liriknya...
" Jangan mainkan hati yang menanti, Ingatlah hati-hati dengan hati...Manalah mungkin ku membagi hati ketika memiliki satu hati"
Hhhhhhmmmm....sound so good...

Perpaduan suara dua diva ini maniiiiiss sekali,, Ruth Sahanaya feat Titi DJ are truely diva...
Damn!! I really love this song...

Mas'kyu,, hati-hati dengan hatimu yaa disana,,jangan mainkan hati yang menanti disini :D xixixi...

Senin, 04 Juni 2012

Teringat Masa Kecil'ku...^^

Seharusnya masa-masa sekolah itu masa yang indah,, tapi tidak buat aku...
Saat memasuki sekolah dasar, aku tidak punya teman...aku ingat teman'ku saat itu namanya Melinda...dia satu-satunya teman terdekat'ku di sekolah dasar...
Mungkin dulu aku bodoh atau apalah, sehingga teman-teman memperlakukan aku dengan tidak selayaknya...
"Hei Kingkong, kamu kenapa duduk disana...?", teriak Eloy..anak laki-laki memanggil'ku Kingkong karena badan'ku lebih bongsor daripada mereka. "Trus aku mesti duduk dimana..? Meja aku ditempatin Meli.", jawab'ku. "Kamu duduk dipaling belakang sana.", Eloy menunjuk kursi kosong paling belakang yang sempit. Aku kemudian duduk di kursi itu, sampai kemudian bangku depan bergeser lagi kebelakang. "Aduh, ini udah sempit, jangan geser-geser lagi.", kata'ku, tapi seperti biasa kata-kata'ku tidak didengar. Aku pun kesal dan pindah ke bangku dibarisan yang dikosongkan anak-anak.
"Kamu....!! Kamu jangan duduk disana!!", perintah Eloy, kemudian Eloy menghampiri. "Emang kenapa aku nggak boleh disini..? Aku nggak mau duduk dibelakang,disana sempit.", anak laki-laki yang lain pun datang menghampiri aku. Aku wanita sendirian dikerumuni oleh anak laki-laki hanya untuk mengusir aku dari bangku yang sedang aku duduki. "Bangku dibarisan ini sengaja dikosongkan. Duduk dibelakang sana!", perintah Eloy. "Nggak mau.", aku pun bersikeras. Anak-anak mulai melempar tas dan barang-barang'ku. Aku pun menangis, sedih...kenapa mereka jahat pada'ku...??
"Huuuuuhhh....!! Dasar Kingkong.", setelah mengejek, mereka pun duduk kembali dibangku masing-masing. Bu Guru pun masuk, "Kenapa tidak ada yang duduk dibarisan Wulan..?", tanya bu Guru. "Sengaja dikosongkan Bu, panas oleh sinar matahari.", Eloy beralasan. 
Aku pun duduk sendirian dibarisan itu, tidak ada yang mau menemani karena takut sama Eloy, begitu juga dengan Melinda. Sedih, aku seperti orang yang dikucilkan karena memang seperti itu.
Apalagi setelah datang anak baru yang bernama Suci, keadaan aku di kelas menjadi semakin terhimpit. Aku ingat, saat ada tugas piket untuk menyapu kelas, aku melewati Suci yang sedang  berjalan dengan saudara kembarnya, "Hei, maaf.", kata'ku sambil mencoba tersenyum. Suci hanya menatap'ku dengan sinis beserta kedua saudara kembarnya. Aku pun diam dan kembali menyapu. 
Dari kelas 3 sampai kelas 6 mereka tak ada habisnya untuk mengejek dan meledek aku. 
Saat itu hari membersihkan seluruh lingkungan sekolah, aku dan Riskya sudah selesai giliran menyapu, kemudian kami pun berganti giliran untuk membawa tempat sampah dan anak-anak lain menyabuti rumput. Sampai...."Ih, bisanya cuma angkat tempat sampah doang.". "Hahahaha...! Maklum, anak mamah...sering dimanja siih. Dirumah juga ga pernah kerja.", timpal yang lain. "Duuuh, enak banget yah mentang-mentang anak orang kaya. tangannya nggak mau kotor.", mereka pun tertawa. "Iyah, nanti dimarahin mama, kuku tangannya kotor-kotor.". Aku pun tersenyum, mereka menyindir aku sementara mereka sendiri tidak ikut mencabuti rumput karena takut tangannya kotor.
"Kalian boleh ambil bak sampah ini, niar aku yang mencabuti rumput.", aku memberikan bak sampah pada Suci dan gengnya. "Aku tidak takut kotor, apalagi takut sama kalian, aku hanya tidak mau ribut.", batin'ku.
Kejadian demi kejadian pun terus berlanjut, sampai kelas 6. Aku yang dicap anak manja,anak mama,anak bodoh, anak yang bisa dianiaya. Sampai guru pun menyangsikan aku bisa berprestasi di SMP nanti.
Anggapan mereka semua salah, aku bukan gadis kecil yang bisa seenaknya lagi diperlakukan. Aku...AKu bisa jadi gadis yang hebat sekarang. Aku kalahkan mereka semua yang menyepelekan aku dulu. Mengalahkan mereka dengan prestasi aku.
Satu hal yang aku syukuri sekarang, bahwa aku mengerti perasaan orang-orang yang tidak bisa "speak up", tau bagaimana rasanya dikucilkan. Dan aku tidak akan pernah melakukan hal yang sama...^^
Bahwa hidup itu adakalanya diatas dan ada kalanya dibawah. Pada saat kita diatas, jangan semena-mena pada mereka yang sedang dibawah, karena suatu saat mereka akan ada diatas.
Diatas langit masih ada langit Kaka...^^

*Untuk semua teman-teman SD aku, terima kasih untuk semuanya...*

Rabu, 16 Mei 2012

Jodoh'ku

Sedikit berbagi cerita tentang "jodoh'ku"..
Seandainya terjadi, mungkin sudah setahun aku menikah, berumah tangga...tapi semua itu tidak terlaksana,, hehehe....
Sekelumit kisah, sudah 6 bulan aku menjalin tali kasih atau pacaran istilah kerennya ^^, dengan seorang pria tentunya...
Pada malam minggu, dia memberanikan diri untuk bicara, kalau dia ingin menikahi aku, karena 6 bulan sudah dirasa telah dapat saling mengenal satu sama lain.. Tau bagaimana perasaan aku saat itu, kayak nelen petasan yang meledak diperut, hihihi...*lebay yee*..
Setelah aku bilang ok, dia pun janji hari rabu minggu depan akan bilang sama Papah...
Satu hari setelah itu, aku pergi ke rumah Pak Ustad, guru agama aku... Beliau sangat gembira mendengar kabar ini, dan menyarankan aku untuk berpuasa selama satu minggu, berdoa pada Alloh untuk diberikan jalan dan kelancaran jika benar dia adalah jodoh terbaik untuk'ku...
Aku pun berpuasa selama satu minggu, dengan niat yang ikhlas dan tulus, berdoa.." Ya Alloh, jika dia jodoh terbaik untuk hamba, keluarga hamba, dan jodoh terbaik untuk kehidupan hamba kelak, berilah kami jalan untuk beribadah dijalan-Mu. Apabila dia bukan jodoh terbaik untuk hamba, jauhkan dia secepatnya Ya Alloh, Aamiin...", mungkin doanya sedikit radikal yah, hehehe...
Hari demi hari berlalu, satu hari lagi puasa'ku selesai dan semua masih berjalan seperti biasa, tidak ada tanda-tanda yang "aneh". Suatu siang, aku menerima BBM dari pacar'ku :) , seneng dong udah pasti...
"Aku balikan lagi sama mantan aku, maaf nggak bisa nepatin janji ketemu Papah.", petir meledak dikepala'ku..
Tangan'ku dingin apalagi hati'ku... pikiran'ku mencoba menepis... mungkin dia bercanda... muncul BBM yang lainnya...
"Aku ternyata masih cinta dengan mantan'ku.", cukup....cukup...batin'ku...
"Oh ya..! Selamat yaah semoga kalian bahagia, terima kasih untuk semuanya.", send...kemudian aku remove dia langsung dari BBM list'ku...
Nangis jelas...sakit hati jangan ditanya...tapi aku sadar ini semua sudah jalan-Nya. Alloh memberikan jawaban atas doa-doa'ku..Alloh memberikan jawaban disaat-saat terakhir aku berpuasa...
Aku tidak mau marah...kalo aku marah, setan akan menang dan puasa'ku akan sia-sia.
Mama menangis saat aku bercerita, aku juga sedih melihat Mama menangis..ada rasa tidak enak dihati...maafkan aku, Mama..
Pak Ustad pun menguatkan hati aku dan Mama, bahwa itu semua merupakan yang terbaik untuk'ku. Bersyukur karena Alloh nanti akan memberikan yang lebih baik. Dibutuhkan hati yang sabar dan kuat untuk menerima semua ini, banyak berdzikir, sembahyang malam, dan berpuasa, insyaAlloh semua akan terasa mudah. nasehat Pak Ustad.
Semua kejadian pasti ada hikmahnya, tergantung kita mau menerima dengan ikhlas dan rasa bersyukur atau larut dalam kekecewaan. Fase itu sudah aku lewati dengan...yaaa, terbilang sukses lah...terbilang sukses karena, aku tidak membencinya dan tidak ada sedikit pun dendam dihati'ku...
Aku sudah pasrahkan semua pada Alloh, setiap tindakan manusia pasti ada balasannya, baik di dunia mau pun di akhirat. Banyak yang bertanya-tanya pada'ku, kok kamu masih bisa saja baik sama orang-orang yang sudah menyakiti kamu. Aku mungkin terlalu naif, karena dalam pikiran'ku tidak ada salahnya kita berbuat baik pada orang lain, walaupun orang itu sudah jahat sama kita, toh nanti akan ada orang lain yang baik sama kita.
Ketika mereka menyakiti'ku aku hanya bisa berdoa, semoga Alloh memberikan hidayah karena perbuatannya, dan menjadikannya orang yang sholeh. Dan sekali lagi Alloh memberikan jawaban pada doa'ku. Mereka yang menyakiti'ku, kembali pada'ku. Menyadari kesalahan mereka, dan kembali menjalin tali silaturahmi. Kecuali, dia yang mau melamar aku, hehehe....sampai saat ini aku masih tidak tahu kabarnya.
Tapi, ada salah satu teman'ku yang kebetulan teman kerja dia, bilang begini, "Untung kamu nggak jadi nikah sama dia.", aku tersenyum dan tidak melanjutkan pembahasan. Aku hanya tidak ingin merasa puas karena dia yang telah menyakiti aku.
Alloh memang tidak pernah salah, Dia menunjukan apa yang terbaik baut hamba-Nya, dengan cara yang tidak terduga. Sabar, ikhlas dan terus berdoa adalah kuncinya...
"Sesungguhnya JANJI Allah adalah BENAR, maka janganlah sekali-kali (tipu daya) kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) SETAN yang PENIPU memperdayakan kamu dalam MENTAATI Allah." [Surah Luqmaan: Ayat 33]

Senin, 14 Mei 2012

Rahasia

Adakalanya aku bersembunyi, tentang semua perasaan'ku dan hidup'ku...
Aku tidak mau orang-orang terdekat aku tau apa yang sedang aku alami....
Biarlah hanya aku dan Alloh SWT yang mengetahui....
Setiap detik hidup'ku berubah, setiap perubahan menjadikan aku lebih kuat dan lebih sabar..
Kadang aku merasa lelah, harus terus sendirian menjalani ini semua..
Tidak seperti orang lain yang hidupnya "aman", tapi tidak dengan hidup'ku..
Berulang kali aku merasakan sakit "hati", dikhianati, dan terpuruk..apakah ada yang menolong'ku...? Hanya Alloh yang selalu bersama'ku...
Alloh tempat'ku bercerita, tempat'ku "bersandar", dan tempat'ku bermanja..
Ada saat dimana aku merasa tidak tahan dengan kehidupan, aku  "protes" sama Alloh...kenapa Engkau tidak memberiku bahagia seperti orang lain Ya Alloh....?? Orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan, mendapatkan jodoh, bla...bla...bla....mulut terus saja ngoceh tidak karuan, tapi inti dari semua itu adalah aku merasa iri. --"
Aku iri dengan mereka yang dengan mudah mendapatkan kerja, sedangkan aku, harus menunggu 3 tahun itu pun perjuangan dan pekerjaan yang tidak mudah...tantangan demi tantangan yang harus aku lalui saat bekerja....ada air mata dan keringat yang mengalir disana...kemudian aku berpikir, kenapa pekerjaan'ku berat begini....kenapa begini, kenapa begitu....mulut'ku terus saja "protes",, padahal intinya aki tidak bersyukur, hanya aku terus mengeluh...
Aku iri....karena aku tidak seperti mereka yang berada di zona "aman",, Alloh tidak sayang aku  seperti Alloh sayang pada mereka....pikiran'ku sudah berada pada titik itu.....
Saat semua memandang sebelah mata terhadap'ku...karena aku gendut dan jelek....sering aku mendapati kata-kata yang tidak enak didengar karena badan'ku...sakit hati sudah jelas....aku menangis sudah pasti....apa yang aku lakukan dengan mereka yang menyepelekan'ku....aku diam....anggap lah aku tidak mendengar apa-apa,, padahal aku punya kuping...aku hanya berpikir, seandainya posisi mereka seperti aku,, apa mereka akan melakukan hal yang sama dengan aku, hanya diam dengan memendam beribu rasa sakit...apa mereka bisa seperti itu.....???
Anggaplah, aku terlalu naif untuk berpikir...terserah mereka berbuat jahat terhadap'ku,,aku tidak akan pernah melakukan hal yang sama...banyak yang berkata aku terlalu kekanak-kanakan dengan selalu bertingkah seperti anak kecil dan manja...ada alasan kenapa aku seperti itu.....karena anak kecil tidak pernah berbohong,, sabar,, gigih dalam melakukan sesuatu,, mereka tulus,, dan penyayang tidak memiliki niat jahat dihatinya... Manja...karena aku perempuan, ingin merasa aman dan dilindungi....
Tak banyak yang tahu isi pikiran'ku seperti apa...?
Mereka hanya melihat tampilan'ku saja, isi didalamnya tidak banyak yang tahu...^^

Sudah banyak cerita yang aku lalui selama hidup'ku...kadang aku pun merasa sudah lelah dengan semua ujian yang Alloh berikan...tapi kemudian Pa Ustad bilang,, kalo Alloh tidak sayang,, Alloh tidak akan memberimu ujian...Alloh akan membiarkan hidupmu seperti air tenang di danau, bukan seperti air di laut yang berombak tetapi memiliki sejuta keindahan didalamnya...

Ku pejamkan mata sejenak,, jika saja semua hal ini tidak terjadi dalam hidup'ku...aku tidak akan memiliki rasa sayang yang sekuat ini pada sesama, rasa sabar yang luar biasa, pengendalian emosi dan mental yang dalam...aku tidak akan mendapatkan semua itu jika hidup'ku tidak berombak :)

Alhamdulillah Ya Rabb...

Sabtu, 29 Oktober 2011

Doa-doa'ku

Doa'ku tidak terkabul....
Sedih sudah jelas....menangis apalagi....
Hati bertanya, munkin Alloh marah pada'ku...dosa'ku terlalu banyak....
Ketika melihat orang lain doa nya cepat terkabul,, terbesit rasa iri di hati'ku...dan bertanya kenapa Alloh tidak adil....
Aku yang memohon dan berdoa setiap hari....berapa banyak doa yang telah aku panjatkan Ya Alloh....Engkau masih belum berkenan mejawab doa'ku...
Berputus asa akan semua doa-doa'ku...mungkin aku memang bukan wanita sholehah yang sempurna Ya Alloh...
Aku masih bergelimang dosa,, sehingga doa-doa'ku belum terjawab....
Kesedihan'ku hanya Alloh yang mengetahui....tanpa diberitahu pun Dia sudah lebih tahu...
Aku hanya manusia yang kecil dihapan-Nya...
Hingga doa-doa'ku pun luput dengan doa-doa besar yang lainnya...
Hati'ku selalu bertanya,, mengapa...kenapa.....??????????????

Entah darimana asal nya,, semua pertanyaan'ku terjawab....
Karena http://www.facebook.com/notes/kumpulan-doa-doa-islam-sehari-hari/dibalik-doa-yang-tidak-terkabul/10150426616369935

Alloh tidak meninggalkan'ku.....sungguh besar kasih sayang-Nya terhadap'ku....
Subhanallah.....

Jumat, 21 Oktober 2011

Yummy Chocolate

Coklat......hhhmmmm.....yang terlintas dipikiran pasti....yummy,, delicious,, sweet,, and i want it more....
Yup,, itu lah coklat...si hitam manis nan candu....

I'm going crazy if i think about this....aku memang pecinta coklat,,xixixixi...makanya badan aku sehat banget...ahahahaha....

Menurut Wikipedia Coklat adalah sebutan untuk makanan yang diolah dari biji kakao.

Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan di hari raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian. Bahkan sebagai pernyataan cinta.
Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia, selain sebagai cokelat batangan yang paling umum dikonsumsi, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.

Ini salah satu coklat favorite aku,, coklat dengan raisin... hhhmmmm,,yuummmyyyy....
Permukaan coklat nya licin banget...ditambah dengan raisin didalamnya....haduuuuh jadi kebayang niiihh...
Setiap sedih biasa nya aku makan coklat,,xixixixi....rasa manis coklat bikin mood jadi baik lagi....
Menurut Wikipedia Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobrominfenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.


Imajinasi terliar dalam pikiran aku,, pengennya sii...nyobain berbagai produk coklat di seluruh dunia,,xixixixi.....
Kayak nya kalo makan coklat...say no to bete...sedih...dan galau,,ahahahaha...

Bagi yang mau ngasih coklat,, aku akan terima dengan senang hati....

Ditunggu ^_*

Kamis, 20 Oktober 2011

Sepi..

Pertama dengerin lagu ini langsung nyangkut di hati,,xixixi....
Munkin karena terbawa perasaan atau 'ntah laah...
Pokonya lagi suka sama ini lagu...

'Mbak Unet ( Yuni Shara ) cocok banget nyanyi in lagu-lagu melow gini...


SEPI
Sepi hati...terjadi lagi...
Mungkin sampai mati.....
Aku sepi...
Biar Senyum hadir di hari'ku..
Namun ini hanya...ada di bibir...di bibir saja...

Aku ini...yang bisa mengerti...
Walau pun yang lain....mau mengerti...
Namun berat beban di hidup'ku...
Biarkan saja...biar saja....
Hanya 'ku yang tau....

Sejarah cinta dan hidup'ku...
Penuh duri dan banyak ranjau...
Butuh kesabaran yang penuh...
Untuk tetap 'ku berdiri....

Oo...ada saatnya 'ku bicara...
Bila hati'ku t'lah bulat...
Sepanjang 'ku bisa atasi semua...
Aku tetap...diam...

Liriknya bagus sekali.....